Home Motocross TDR YSS RPD Resmi Sebagai Produk Terhomologasi Untuk Kejuaraan Nasional Motorsport 2024

TDR YSS RPD Resmi Sebagai Produk Terhomologasi Untuk Kejuaraan Nasional Motorsport 2024

2236
0
SHARE

IndonesiaRacing.com – IMI melakukan persiapan musim kompetisi 2024, dengan menghidupkan kembali program homologasi serifikasi produk yang sah digunakan untuk kompetisi Road Race. Program yang sudah berlangsung sejak tahun 2019 tersebut ditargetkan sebagai bagian penting dalam peningkatan kualitas, baik yang digunakan tim, pebalap hingga kualitas penyelenggaraan eventnya.

TDR -YSS – RPD yang tergabung dalam produk Mitra 2000 turut mendukung dan mendorong agar kejurnas Motorsport bisa kembali mendapatkan animo dari penggemar balap dan publik pengguna sepeda motor.

Dari informasi yang di sampaikan oleh IMI Pusat, Mitra 2000 mendaftarkan 18 produknya yang di bagi dalam tiga brand yaitu TDR – YSS dan RPD dimana kesemuanya menjadi bagian penting dalam mendukung performa terbaik pada sepeda motor, terlebih untuk kompetisi dan hobi.

IMI bersinergi dengan pihak produsen & regulator
Peraturan Homologasi produk kompetisi 2024, sesuai surat Keputusan IMI Pusat Nomor: 011/IMI/SK-ORGAN/A/I/2024 tentang Registrasi Jenis dan Type Produk atau Suku Cadang Kendaraan Bermotor dalam Olahraga Sepeda Motor Ikatan Motor Indonesia.

Sertifikasi produk tersebut berlaku satu tahun untuk berbagai event Kejurnas Road Race Indonesia, seperti Kejurnas MotoPrix 2024 di seluruh region, Kejurnas OnePrix dan Kejurnas Motorsport Mandalika Racing Series (MRS 2024).

Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat bermaksud menguatkan sinergi pihak produsen dengan regulator dari IMI Pusat. Bersama-sama bersepakat dalam membangun dan juga memajukan industri kejuaraan Nasional Road Race yang belakangan ini sangat berkurang keinginan penggemarnya.

Posisi saat ini telah terdaftar 47 produk yang telah mengantongi serifikasi produk resmi dari IMI Pusat, dengan biaya Rp.5.000.000 per katagori pada setiap merk. Benefitnya, produk yang terdaftar tercantum dalam daftar produk di buku Peraturan Nasional Olahraga Kendaraan Bermotor (PNOKB) 2024 atau buku regulasi. Selain itu, produknya langsung resmi ter-sertifikasi dalam semua penyelenggaraan kejurnas Road Race.

Kurangnya hasrat publik pada kejurnas, selain porsi penyelenggaraan yang menurun, juga ada kepentingan lain dengan menggelar event tandingan dari kejurnas. Salah satu point pentingnya adalah putaran balap berlangsung sesuai jadwal, sehingga pihak produsen sebagai sponsor efektif mendapatkan hasil dalam mempromosikan produknya.

Pengawasan penggunaan produk diperketat
Sertifikasi Homologasi produk menjadi dasar perlindungan dalam penggunaan produk dalam seluruh kegiatan olahraga balap sepeda motor selama satu musim kompetisi. Jika ada kejadian pada tim dan pebalapnya tidak menggunakan produk yang sudah terdaftar resmi, akan mendapat sangsinya berupa diskualifikasi kemenangannya.

Jadi, selain mendapat pengawasan dan perlindungan dari tim juri IMI Pusat dalam setiap kejuaraan, diharapkan perwakilan produsen juga turut serta mengawasi.

”Kami dari juri IMI Pusat tegak lurus dalam mengawasi proses pengawasan soal produk yang sah, tetapi perlu dibantu juga oleh perwakilan dari produsen yang turut melaporkan jika ada kejadian yang tidak sesuai kesepakatan IMI dengan produsesn di perjanjian sertifikasi produk,” Ujar Raymond Gunawan dari Komisi Teknik IMI Pusat.

Perjalanan dan pelaksanaan sertifikasi produk ini juga mendapat pengawasan dari Badan Pengawas IMI Pusat, yang akan menjaga atsmosfir sebagai sebuah industri balap.

“Produk yang dimiliki oleh produsen di Indonesia dengan marketnya diseluruh tanah air, akan IMI perjuangkan agar ter-homologasi juga di level FIM untuk di kejuaraan internasional dengan kualiatas daya saing kompetitif. Langkah awal mendorong produk dalam negeri yang rencananya akan bekerja sama dengan puspitek dalam hal pengujian produk yang bersertifikasi,” Jelas Jeffry JP Ketua Badan Pengawas IMI Pusat.

Saat disinggung soal pabrikan atau ATPM apakah juga mengikuti registrasi produk, Raymod Gunawan menjelaskan, untuk pabrikan motor persyaratan berupa form nya dibuat tersendiri alias khusus.

“Untuk pabrikan akan ada konsep dan surat tersendiri terpisah dari registrasi produk spare part, karena menyangkut banyak hal dan biaya pendaftarannya juga berbeda. Masalah tersebut akan ditangani oleh Waketum Roda Dua dan Deputy Waketum R2 IMI Pusat, nanti hasilnya kita umumkan,” ujar Raymond Gunawan.
Masa registrasi produk ini akan ditutup hingga 15 Februari 2024 dan tidak ada pendaftaran susulan saat kompetisi telah berlangsung di tahun 2024. #BerbagaiSumber.