Home Motocross Suzuki Mulai Balapan, IMI Pertegas Agar Konsisten Sebelum Penyesuaian Regulasi

Suzuki Mulai Balapan, IMI Pertegas Agar Konsisten Sebelum Penyesuaian Regulasi

2338
0
SHARE

IndonesiaRacing.com – Kabar Suzuki akan turut bersaing kembali di balapan Nasional, mulai terkuak saat dimulainya riset Suzuki dengan Racetech Performance. Untuk mewujudkan kembali eksistensinya di lintasan balap, Suzuki juga berkolaborasi dengan RMS Gunung Selatan Racing Team.

Proyek Suzuki balapan lagi di tahun 2024, berjalan setelah pembicaraan antara Leon Chandra, tuner Racetech Performance Chandra RMS, Yudi Febrianto dan Ricky Gunawan dan juga Atto Sampe Buntu, owner tim PT. Gunung Selatan Racing Team turut berkolaborasi.

Leon Candra RaceTech Performance akan menyiapkan Suzuki FU 150 injeksi dan GSX 150. Hasil dari riset Suzuki GSX 150 yang di racik oleh Race Tech Performance diuji di putaran kedua Mandalika Racing Series (MRS) 2024 di kelas Junior Sport 150cc Under 15 Tahun. GSX 150 dengan pebalap Aldynsyah Pratama dari Suzuki RMS Gunung Selatan Racing yang menempati posisi kelima di Race 1 dan posisi keempat pada race kedua.

Tahap awal aksi GSX 150, untuk adaptasi pada regulasi yang ada saat ini, dan semua dipersiapkan secara instan dalam beberapa hari. Info dari Ricky Gunawan manager tim, GSX 150 hanya dipasang knalpot, mapping ECU dan Jumatnya saat mau latihan baru dipasang suspensi belakang, cover body dan seting ulang oleh Leon Chandra dan selasa langsung menuju Mandalika, Jumat sampai dan langsung kita pasang cover, shock belakang dan di setting ulang sama Koh Leon langsung tampil, pokoknya ekspress, ” ungkap Ricky Gunawan.

Soal ke ikut sertaan Suzuki di balapan MRS 2024 putaran kedua, H. Eddy Saputra Deputy Waketum PP IMI yang juga sebagai penyelenggara MRS merespon, ”Suzuki memang telah menjalani prosedural dengan menyampaikan seacara resmi motor balap baru untuk turut berkompetisi. Dan tentunya harus di homologasi terlebih dahulu untuk menghindarkan protes dari tim pabrikan merek lain,

Untuk kelas Sport 150, anggota komisi bidang sport telah mengadakan pembahasan homologasi dan regulasi soal kehadiran Suzuki dan juga menghadirkan tim pabrikan lain semisal Honda dan Yamaha. Perihal homologasi dan regulasi untuk kelas UB150 yang rencananya Suzuki FU 150 akan turut serta akan ada pembahasan menyusul oleh anggota komisi bidang underbone, “ujar H Eddy Saputra.

Setelah meeting dengan anggota komisi di roda 2 soal sport 150 dan berikutnya soal regulasi UB150 yang mana FU 150 akan balap.
Dengan kehadiran Suzuki di kejurnas MRS, regulasi untuk sport 150, akan ada perubahan untuk penyesuaian agar semua merek motor dipastikan tidak ada yang mnegeluh.

“Pastinya akan ada pembahasan soal perubahan regulasi yang akan disesuaikan dengan hadirnya Suzuki, kalau tidak ada penyesuaian bakalan ada yang kurang strategi di semua antar merek yang dibalapkan,” ungkap Raymond Gunawan dari Divisi Teknik IMI Pusat.

Penyesuaikan regulasi dengan bergabungnya Suzuki sepertinya akan fokus pada bagian power system mulai dari bagian cylinder head, chamshaft, valve berikut piston. Ulasan detailnya akan ditayangkan secara khusus, setelah finalisasi rapat komisi divisi sport dan divisi underbone.

Hadirnya Suzuki diajang balapan Nasional, seiring perubahan manajemn terbaru Suzuki. Pejabat terbaru asal Jepang adalah sosok yang senang akan balapan motorsport, dan hadir di Mandalika. Kedua pejabat baru Suzuki Jepang Yohei Shinozaki dan Shigemori yang didampingi oleh Yudi Febrianto dari Management 2W Departement PT SIS.

Dengan keikutsertaan Suzuki, IMI Pusat juga menekankan kalau Suzuki harus konsisten untuk mengikuti seluruh putaran dalam setahun musim kompetisi, jangan hanya tampil sekali atau dua kali putaran lalu menghilang.” IMI Pusat menekankan kewajiban yang harus Suzuki jalankan wajib mengikuti seluruh putaran dalam tiap musim kompetisi, jadi IMI Pusat akan membahas penyesuaian regulasi agar kondusif dan tidak ada ketimpangan bagi seluruh merek motor yang berkompetisi,” jelas Raymond.

Kehadiran Suzuki, tentunya akan membawa persaingan lebih seru, mengingat basic spesifikasi power dari Suzuki memang diakui melampaui pesaingnya, tinggal bagaimana tiap engine builder sesuai dengan karakternya dapat menghasil motor balap Suzuki yang tentunya juga disinergikan dengan karakter pebalapnya. Jadi saat ini sedang menunggu hasil penyesuaian regulasi dengan kehadiran Suzuki. Serta catatan khususnya Suzuki wajib konsisten berkompetisi, setelah di homologasi dan telah dibuat regulasinya.

Posisi soal keikut sertaan Suzuki di kejuaraan non kejurnas, tiap daerah dan penyelenggara berbeda ada yang menolak dan ada yang memperbolehkan. Contohnya seperti event di Kalimantan di perbolehkan, sedangkan di Jawa masih di tolak dengan alasan belum didaftarkan.” Semoga setelah ada pembahasan penyesuaian regulasi, Suzuki FU 150 bisa dilombakan di klub event maupun kejurnas. #BerbagaiSumber.