Home Riders Profil Eko Chodock – Konsisten Mengedepankan Pembuktian dan Kritis Soal Kualitas

Profil Eko Chodock – Konsisten Mengedepankan Pembuktian dan Kritis Soal Kualitas

2067
0
SHARE

Indonesia Racing – Bagi maniak dragbike, tentu mengenal aksi EkoChodock di lintasan lurus 201 meter.Seluruh tipe motor telah dig ass oleh master Joki dragbike asal Semarang.Aksi dan perhatiannya selalu dinantikan dan jadi perhatian penonton, makanya banyak fans nya dimana – mana.Tiap event dragbike lebih afdol dan bergengsi bila Si Chodock hadir.

Jangan bicara soal talentanya di dragbike, kita bicarakan feeling dan stretegi mautnya hingga menggapai podium juara. Bukan hanya pandai gas motor drag di kompetisi resmi, namun juga lihai dan cerdas ketika menyeting motor drag.

Nama aslinya  Eko sulistyo kelahiran  3 maret 1985 di kota semarang, awalnya memang sebagai joki balap liar sejak Sekolah Dasar ( SD ). Eko dari awal kiprahnya jago menyeting motor dengan spek standar. Kuaitasnya telah terendus sejak dia masih SD, makanya banyak bengkel – bengkel liaran memanfaatkan keahliannya menyeting motor balap trek lurus.

Eksistensinya di balap liar dengan kepiawaiannya menyeting motor standar meski masih ting-ting jadi incaran banyak bengkel di Semarang.Motivasinya kian bertambah porsinya, karena ingin menaikan strata ekonomi keluarga sederhanannya.kepergian ayahandanya menjadikan dirinya adalah tulang punggung pencari nafkah keluarga.

Skill dan jam terbang Eko Chodock makin terasah lebih tajam sejak prestasi kiprah awalnya dengan Suzuki RGR standar pabrikan. Saat itu Suzuki RGR berbodi standar pabrikan masih komplit, menantang puluhan motor yang telah spesifikasi dragbike  dikelas FFA 2 Tak. Hasilnya, posisi kedua dengan kondisi serba apa adanya, menjadikan dirinya jadi rebutan untuk membesut motor berbagai tim. Makanya jangan heran bila dia sering bolak balik ke Jakarta menyeting motor dragbike garapan Champion Motor Sport ( CMS ) Kemayoran Jakarta Pusat di tahun 2004. Hasilnya, dua tahun berturut –turut tercata sebagai juara nasional ketika bergabung dengan tim asuhan Kerry Hutama CMS.

Beres menuai prestasi sejak dikontrak bersamatim CMS, Chodock hijrah ke tim BPazz Concept atau Baitech Alifka. Tak tanggung – tanggung enam tahun Eko Chodock di kontrak tim Alifka yang selalu berganti – ganti nama untuk menyesuaikan sponsor pendukungnya.Kharismanya makin tersebar menyentuh penggemarnya dan di doktrin sebagai starte idoal dragbike Indonesia. Kiprahnya juga menyentuh mengikuti ajang bergengsi dragbike Thailand di sirkuit permanent Thepnakorn Thailand. Eko Chodock langganan mewakili tim TDR Indonesia dan selalu berganti partner seperti Tony Chupank dan Hendra Kecil.

Sepak terjang Chodock sebagai idola balap trek lurus 201 meter kembali hijrah ke Jakarta. Tahun 2013 tim Abirawa meminang pebalap yang selalu sayang anak istri dan orangtuanya ini. Eksistensinya masih perkasa hingga saat ini, dan menjadi patokan event bergengsi tidaknya tergantung hadir tidaknya.

Starter handal yang juga seorang mekanik di tim milik pribadinya bernama Frogz Veri Fast ini pernah menjadi bintang iklan Suzuki Satria FU 150. Saat itu tahun 2014 Suzuki Indonesiatengah giat- giatnya mengadakan kejuaraan drag bike kelas khusus satria FU 150. Chodock punya obsesi kedepan untuk memperkuat tim sendiri yang motornya juga hasil olahan Eko Chodock.

Starter pendiam berpostur mungil ini sellau berpesan ke starter mudaagar tidak membesarkan gaya dan aksi saja, fokus dan komitmen adalah kuncian kesuksesan. Gunakan dorongan kebutuhan hidup kita menjadi motivasi untuk lebih maksimakan karir. Prinsip eko Chodock adalah membuktikan terlebih dahulu dan barulah bicara. Kini Sang maestro balap trek lurus ini selalu konsisten dan kritis akan regulasi dan kualitas event yang harus di utamakan.