Home Motocross Bongkar Dapur Sport Tourism, Cerita Dari NTB

Bongkar Dapur Sport Tourism, Cerita Dari NTB

2314
0
SHARE

IndonesiaRacing.com – Rumor soal tidak jadi diselenggarakannya MXGP Indonesia 2024 yang diagendakan 30 Juni di Sumbawa dan 7 Juli di Lombok, telah di tepis saat berlangsung talk show Dapur Sport Tourism–Cerita dari NTB.

SEG, selaku Promotor MXGP Indonesia mengadakan Talk Show Bongkar Dapur Sport Tourism. Cerita dari NTB sebagai pembuktian keseriusan untuk menyelenggarakan MXGP Indonesia 2024.

Talk Show sebagai rangkaian Road to MXGP, dimana yang hadir Chairman MXGP, Zulkieflimansyah, MX Riders Wildcard MXGP Diva Ismayana dan Agis Cantini selaku otomotif Enthusiast serta 100 peserta dari berbagai komunitas.

Chairman MXGP Zulkieflimansyah mengatakan, MXGP 2024 lumayan berat untuk dilaksanakan dengan kondisi kekurangan dan keterbatasan Sumbawa dan Lombok, untuk bisa menyelenggarakan event Internasional.

”Secara regulasi memang berat, diperkuat dengan pejabat pengganti Gubernur tidak memiliki passion di dunia sport tourism, makanya tidak memasukkan event MXGP ini dalam skala prioritas, ’’ujar mantan Gubernur NTB.

Niat SEG dan Chairman MXGP Indonesia tetap optimis mendatangkan multiplier effect di daerah NTB, kalau MXGP Indoensia akan terlaksana. Apalagi pihak Menparekraf telah mengajukan dana 30 Milyar kepada Menkeu untuk penyelenggaraan GrandPrix Motorcross.

Sport Tourism bukan hal baru bagi daerah Nusa Tenggara Barat, bahkan banyak talenta-talenta NTB yang berkancah di kejuaraan Nasional. Jadi perlu perhatian ekstra untuk mengembangkan talenta pebalap Nasional dengan pembinaan sejak dini. Dalam hal ekosistem pendukung pembinaan atlit balap motocross.

Penyelenggaraan MXGP yang telah berlangsung dan sudah memberikan banyak efek positif untuk Industri pariwisata mengalami peningkatan ekonomi lokal NTB yang telah menggeliat naik.

Harus ada upaya solusi kreatif dan kolaborasi yang tepat, agar MXGP NTB 2024 akan kembali sukses dan memberikan manfaat bagi semua pihak. ”MXGP adalah aset berharga untuk Sport Tourism dan berpotensi menyemangati talenta muda pebalap yang berpotensi kuat, ”Ujar Diva Ismaya pebalap Bali MX Team.

Upaya SEG yang telah berdialog dengan Bupati Lombok Tengah, Pathul Bahri, tentang kemungkinan penyelenggaraan MXGP di Sirkuit International Motocross Lantan, Lombok Tengah. Rumor soal pembayaran MXGP tahun lalu, pihak SEG telah berkoordinasi dengan IMI NTB, sedang dalam tahap penyelesaian. Pihak SEG berusaha mempertahankan komitmennya soal nama NTB, agar MXGP Indonesia 2024 tetap berlangsung penuh antusias dengan dukungan penuh dari berbagai pihak.

Diva Ismayana Mengikuti All Japan Motocross
Partisipasi Diva Ismayana, untuk kembali mengikuti MXGP Indonesia 2024, terkonfirmasi naik kelas MXGP dari sebelumnya berlomba di MX2. Pebalap asuhan Tjok Viki Sudharsana owner tim Kawasaki Bali MX Greentech ini, akan bersiap menguji performanya di putaran keempat All Japan Motocross Championship di Sugo pada tanggal 1-2 Juni.

 

MXGP 2024 adalah penampilan ke-6 bagi Juara Nasional MX2 2023 di ajang GrandPrix Motocross. Kiprahnya dimulai sejak 2017 dan tahun ini akan berhadapan dengan para raja Motocross dunia, seperti : Jorge Prado, Tim Gajser, Romain Febvre, Jeffrey Jerlings, Jago Geert, Glenn Coldenhoff, Seewer dan lainnya.

Sarjana lulusan Seni Kriya ISI Denpasar tersebut, menargetkan dapat menyerap powered para raja motocross dunia itu, terutama teknik dan mental para pebalap top level Motocross dunia.

“Selain bangga juga ada rasa deg-degan, mudah-mudahan kekuatiran itu dapat terselesaikan saat Free Practice dan sesi Qualification. Saya akan menghadapi semua itu dengan rasa optimis mendapatkan pengalaman luar biasa, ”Ungkap DivaIs disela acara Roud to MXGP 2024: Bongkar Dapur Sport Tourism–Cerita dari NTB, Jumat (26/4). #BerbagaiSumber.