Home Motocross Ban Trail TDR GMX Cocok Menjadi Pilihan Offroad

Ban Trail TDR GMX Cocok Menjadi Pilihan Offroad

2257
0
SHARE

IndonesiaRacing.com – Ban motor trail yang tenar disebut ban pacul karena bentuk kembangannya seperti pacul garuk tanah. Ban motor trail dirancang untuk mendapatkan pengendalian dan kecepatan, menaklukan tikungan, traksi lompatan dan juga mendapat traksi maksimal saat melakukan start. Detail tersebut bertujuan untuk memenangkan perlombaan dan traksi maksimal saat trabasan.

Ban trail memang memiliki bermacam – macam patern untuk menyesuaikan lintasan atau jalur berkendara. Desain patern ban juga menentukan akslerasi dari tenaga motor, yang di sinergikan dengan jenis komponnya. Jenis kompon ban terdiri dari tiga macam yaitu soft, intermediate dan hard.

Pastinya jenis kompon tersebut, para produsen ban melakukan pengembangan agar dapat digunakan secara massive dari berbagai kebutuhan berkendara offroad.
Biasa merek atau produsen ban dalam menciptakan produknya berpatokan pada metode trial and error dari berbagai karakter lintasan dan jalur off road. Kemudian menentukan Kembangan atau pattern ban yang di sesuaikan oleh tekanan angin ( psi ) yang ideal.

TDR Offroad Tires GMX
Salah satu merek ban lokal yang mulai merambah motor trail adalah TDR. Dimana, merilis ban dengan teknologi pattern Hexagonal. TDR Offroad Tires GMX dengan design Hexagon Revolution memberikan cengkraman dan stabilitas untuk melewati segala jalur off-road. Kendali Sempurna di jalur ekstrim dan meningkatkan pengalaman berkendara offroad.

Ban motor Trail TDR GMX tersedia untuk ukuran 100/100 -18, 70/100-19,80/100-21, 90/100-21. Dengan ukuran tersedia berikut jenis kompon yang ideal digunakan untuk motor trail, enduro dan Grasstrack. Memiliki keunggulan pada tingkat traksi dan durabilitas, rancangannya ideal untuk traksi yang superior dan daya tahan yang luar biasa dalam kondisi jalur off-road.

Ban motor offroad TDR GMX memang disiapkan lebih spesial dari komposisi kompon dan dukungan teknologi pada sisi samping ban. Dimana, bisa mengatasi sayatan dan tusukan benda ekstrim di jalur offroad. Usia pakai ban TDR GMX juga lebih panjang dari standar dan maksimal mendapatkan traksi disegala jenis trek tanah basah, lumpur dan jalur berbatu. Berat ban TDR GMX mulai dari 3,970gram hingga 4,950gram.

Pilih jenis ban yang cocok di lintasan
Karakter Hexagonal Tread Pattern-nya memiliki pola ban bentuk heksagonal yang agresif untuk peningkatan cengkraman pada berbagai jenis medan. Pada lapisan samping ban atau Reinforced Sidewalls lebih tahan lama dalam memberikan perlindungan tambahan terhadap sayatan dan tusukan.
Soal mendukung performa daya control berkendara lebih presisi dengan segala aktifitas motor garuk tanah. Kemudian diperkuat dengan speed index 130 km/h (59M) lebih maksimal untuk motor trail.

Penggunaan ban yang tepat menjadi rahasia untuk memenangkan beragam lomba dan menggunakan ban baru untuk setiap perlombaan dan berkendara offroad menjadi salah satu faktor kesuksesan. Tapi juga perlu mengetahui jenis ban yang tepat untuk digunakan pada setiap lomba untuk mendapatkan kinerja optimal dari motor trail.
Setiap lintasan memiliki karakteristik tersendiri sehingga memiliki prefensi penggunaan ban yang berbeda, termasuk diantaranya adalah tekanan udara ban yang harus digunakan.

Ada tiga jenis ban yang biasa digunakan yaitu soft, intermediate dan hard. Berikut Jenis kompon ban yang umum digunakan dalam berbagai aktifitas berkendara dan kompetisi:

1. Ban jenis Soft
Ironisnya ban jenis ini dibuat menggunakan karet yang lebih keras pada bagian kembangnya. Lintasan yang memiliki karakteristik lembut dan lunak seperti pasir, tanah liat dan lumpur memerlukan daya genggam yang lebih kuat untuk mendorong motor. Tipe ban jenis ini paling tepat untuk digunakan untuk lintasan jenis ini.

Jarak antara kembang di ban adalah yang membedakan jenis ban soft dengan hard. Pola kembang pada ban soft dirancang untuk mendapatkan daya dorong maksimal motor pada lintasan lembut dan lunak. Pola kembang yang lebar memudahkan daya cengkram ban pada permukaan yang lunak. Karet keras yang digunakan pada kembang ban dimaksudkan untuk memberi daya tahan lebih.

2. Ban jenis Intermediate
Ban jenis ini berada di antara jenis soft dan hard, yaitu untuk lintasan yang kondisinya tidak menentu serta penggunaan sehari-hari. Ban jenis ini adalah jenis yang paling bisa diandalkan. Ban intermediate bisa digunakan di beragam jenis medan, namun sayangnya ban ini tidak memberikan nilai lebih jika digunakan untuk balap.

Jika Anda melahap lintasan yang teratur dirawat dan tidak terlalu banyak dilalui oleh banyak pemotor lainnya, makan ban jenis ini tepat untuk digunakan. Terlebih lagi jika lintasan tersebut memiliki kadar air serta temperatur yang tepat, maka ban intermediate bisa bersaing dengan tipe ban lainnya.
Pola kembang pada ban intermediate memiliki tingkat kerapatan yang lebih, jika dibandingkan jenis soft. Dan bahan karet yang digunakan pada ban juga tidak sekeras pada ban soft. Untuk itu, ban intermediate cenderung memiliki daya tahan yang sedikit lebih lama dibandingkan jenis lainnya.

3. Ban jenis Hard
Ban jenis ini amat jarang untuk digunakan dalam perlombaan motocross atau supercross. Ban jenis ini biasanya digunakan untuk menjelajahi alam seperti padang pasir, bukit atau pegunungan. Ban jenis ini memiliki tingkat kelenturan yang minim dan cenderung kaku, namun mempunya bahan yang tahan cuaca. Kondisi jalur yang dilalui, seperti batu runcing, akar, kayu atau bahkan bebatuan licin dibawah sungai menjadi sahabat baik ban jenis ini.

Tak heran jika kemudian ban jenis ini banyak digunakan untuk melakukan kegiatan lintas alam. Kembang pada ban ini sangat rapat dan biasanya memiliki pola kembang bersudut lancip. Ban jenis hard menghasilkan daya dorong yang luar biasa pada motor anda dibandingkan dua jenis lainnya, namun kelebihan itu diimbangi oleh daya cengkram yang minim.

Cara terbaik untuk memilih ban yang tepat biasanya dilakukan dengan menggunakan metode trial and eror. Tapi, dapat mempersingkat metode tersebut dengan lebih dahulu mengenal jenis lintasan yang akan dilalui. Jangan lupa untuk sedikit bereksperimen dengan tekanan udara ban motor.
Jadi, pastikan menggunakan ban trail TDR GMX untuk mendapatkan tingkat traksi dan durabilitas saat berkendara offRoad, NDR, Salam Olah Raga Garuk Tanah…!