Home OMR Yamaha Sunday Race 2017 Seri 3, Sentul – Peningkatan Jumlah Peserta dan...

Yamaha Sunday Race 2017 Seri 3, Sentul – Peningkatan Jumlah Peserta dan Best time

1258
0
SHARE

Peningkatan jumlah peserta hingga 201 rider pada seri ke-3 gelaran Yamaha Sunday Race 2017 (YSR 2017) berlangsung di Sirkuit Sentul, Bogor, (16-17 September) Suksesnya YSR adalah dari besarnya kontribusi kelas-kelas komunitas (Community). Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM),wajib berterima kasih dan lebih meningkatkan perhatiannya untuk kalangan motorsport dari komunitas.

Upaya YIMM memanjakan komunitas dalam edukasi dan kompetisi meski ramai peserta, namun belum merangkul secara keseluruhan. Kategori R25 Community B menjadi kelas favorit menguasai 50 % peserta dengan jumlah103 starter. Tim terbanyak menyumbang peserta adalah Yamaha R25 Owners Indonesia (YROI)  mendaftarkan 85 starter di kelas R25 Comm.

Penambahan jumlah peserta juga tercatat pada kelas Superstock Up to 1000 cc Comm Pro juga bertambah. Pada YSR putaran ke-2 jumlah peserta hanya  9 rider,seri ke 3 bertambah  menjadi 12 pebalap. Penambahan jumlah peserta dari kalangan komunitas ini juga di imbangi dengan mempertajam best-time. Salah satunya yang berhasil meningkatkan perolehan catatan waktu adalah rider YROI asal Bogor, Renaldi Andriawan yang bertarung di kelas R25 Comm Pro sudah mampu menorehkan waktu 1 menit 45,472 detik. Ada peningkatan yang signifikan hingga 4 detik dari ukiran 1 menit 49,231 detik saat putaran ke-2 YSR 2017 Sentul (15-16 Juli).

Richard Taroreh Menjuarai R250 Pro, Berkat Peningkatan Performa 30 %

Richard Taroreh rider tim 549 Kaboci asal Papua, Willy Hammer (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin DID NHK Bahtera Racing dari Pinrang, Sulsel dan Anggi Setiawan Yamaha Akai Jaya Palu, Sulteng. R15 Richard Taroreh Perfoma motor meningkat 20 hingga 30 persen dari seri sebelumnya. Baik di RPM bawah ataupun top speed hingga saya cukup jauh lepas dari rombongan. Performa Richard Taroreh bersinergi seiring peningkatan power R15 garapan Achos Lalang.  Kunciannya yaitu efektifitas pada setingan efisiensi-volumetrik dibalik diameter besar pada area porting hingga mencapai tenaga 43,8 HP pada 13.800 RPM.

Untuk mencapai power tersebut, Achos Lalang berkolaborasi dengan H. Sandy Agung soal apikasi SND Porting CNC. Hasil olahan SND Racing kemudian di desain ulang pada durasi camshfat menjadi 240 derajat dan lift klep lebih optimal pada angkatan 8,5 mm.Podium Richard Taroreh di kelas 250 Pro adalah hasil riset Tim 549 Kaboci dengan SND Racing untuk disesuaikan dengan karakter pebalap asal Papua.

Rey Ratukore Pole Position Kelas R25 Pro

Gelaran YSR seri 3 juga diramaikan dengan pertarungan ketat10 rider professional dikelas R25 Pro. Rey Ratukore konsisten menorehkan waktu 1 menit 43 detik. Pebalap tim Yamaha Yamalube RRS TDR Gandasari Laturama membuktikan konsistensinya. Sukses Rey Ratukore di R25 Pro, juga di ikuti Wawan Wello rekan se timnya dikelas R15 Pro. Rider asal Sulawesi Tengah memang masih minim pengalaman untuk balap motorsport,namun ditutupi oleh mental juaranya sangat tinggi. Berkat arahan Rey Ratukore sebagai mentor pada skill dan mental, telah terbkti dengan pencapaian podium pertama kelas R15 Pro.

Yamaha Yamalube RRS TDR Gandasari Bromo Jaya Mix, tim yang dibela Wawan Wello kali ini bersinar dengan prestasi podium pertama didua kelas bergengsi pebalap profesional.Wawan Wello meski start dari posisi belakang, mampu membuat menandingi perlawanan seniornya dalam 6 lap. Ini adalah penampilan kedua Wawan Mello dengan motorsport 150 cc, yakni IRS seri 3 (27/8) podium ketiga dan podium pertama Yamaha Sunday Race (YSR) seri 3, (17/9). Soal spesifikasi mesinnya berbeda ketika bertarung di IRS dan YSR.  Untuk IRS memakai klep 24/21 mm, sedangkar di YSR memakai kombinasi 19/21 mm. Diameter klep lebih kecil namun hasilnya mencapai power yang sama dikisaran 32 HP.

Hasil prestasi kali ini, pemilik tim Bromo Jaya Mix asal Madura H. Rizal Amin berencana akan mengikuti ful Series balap IRS dan YSR 2018. Untuk tahun ini, Wawan Wello memang sedang diuji soal adaptasi dan kedisiplinannya dalam bertanding. Hasil akhirnya Wello berkesempatan menaikan level balapnya dari underbone ke kelas motorsport. YSR Sentul juga melakukan aktifitas lainnya yaitu  Riding Experience All New R15 dengan peserta 40 rider yang terlibat dalam dua hari penyelenggaraan YSR 2017 Sentul. Kegiatan ini sebagai wadah bagi rekan-rekan komunitas yang ingin merasakan teori dan praktek di Sentul.