Home Tips Kode bering Mesin dan Roda – Wajib Sesuai Peruntukan

Kode bering Mesin dan Roda – Wajib Sesuai Peruntukan

1512
0
SHARE

Bearing atau laher adalah komponen lingkaran logam baja bersama bola – bola kecil didalamnya. Fungsinya  sebagai perantara dan penopang putaran roda pada pelek sepeda motor dan putaran as didalam mesin. Roda pada sepeda motor akan balance jika setelan pelek  dan bearing seirama. Laher juga terdapat di bagian kruk as mesin sebagai penopang turun naik stang piston. Fungsi laher berpengaruh pada performa mesin  dan kesetabilan serta kenyamanan di bagian kaki –kaki.

Sebagai bahan pengetahuan penting untuk di dapat mengenal kode – kode bearing yang sering di gunakan pada motor baik pada bagian dalam mesin seperti laher kruk as dan bagian luar seperti bearing roda.Kali ini Motorev menjelaskan sedikit arti dari kode-kode yang terdapat pada bearing tersebut sesuai dengan ISO(International Standard Organisation).

Pada dinding lingkaran bearing tertera kode 6301 RSI/C3 MT47. 6 = Type Ball Bearing 3 = Menunjukan Dimensi (Diameter,Tebal,Tinggi ) 01 = Ukuran Lingkar dalam Bearing (00 memiliki Nilai Linkar dalam 10 mm,01 (12mm), 02 (15mm), 03 (17mm), 04 (20mm), 05 (25mm) RS = Rubber seal (penutup karet)  C3 = (kerenggan antara bola bering dan Bantalan bering). Satuan kerenggangan atau Clearance adalah mikron. 1 mikron sama dengan 1/1000 mm. MT = Medium Temperatur

Sedangkan arti dari detilnya seperti  RS = Rubber seal (bearing ditutup sil atau karet),
Z = Bearing ditutup pelat, 2RS  = Double rubber seal ( tertutup depan belakang karet )
,2Z.= Double pelat ( tertutup depan belakang dengan seng ) ,C = Clearnce Ball Bearing  (jarak antara bola bering dan Bantalan bering) semakin besar angka di belakang C maka semakin besar tingkat kerenggangannyaatau jaraknya  contoh C3,C4,C5
6.MT (Medium Temprature) = Menunjukan Tempratur

Untuk komsumsi pada mesin motor balap,  memiliki kerenggangan yang cukup besar seperti contohnya laher racing model  C5 yang mengandung arti agar ball bering pada saat memuai tidak / macet saat mesin balap bekerja pada rpm dan temperatur yang tinggi. Fungsi lahin dari bering C5 ini sebagai pendukung performa bering tersebut agar lebih maksimal. Juga harus diperhatikan pada  penggunaan  porsi pelumas harus diperhatikan.