Home Motocross Final Kejurnas Motocross 2017- Yogyakarta : Persaingan Ketat Seluruh Kelas, Point Beda...

Final Kejurnas Motocross 2017- Yogyakarta : Persaingan Ketat Seluruh Kelas, Point Beda Tipis

1066
0
SHARE

Indonesia Racing – Final Kejurnas Motocross 2017 berlangsung di Sirkuit Tambakrejo, Sleman, Yogyakarta. Ini adalah momen penentuan juara nasional Motocross 2017. Menariknya, publik bukan hanya menunggu kroser penguasa juara Nasional dikelas tertinggi MX 2 juga di katagori SE65, SE50 dengan kroser usia muda.

Sesi perlombaan SE65 salah satu kelas dengan perolehan point lebih rapat dan persaingan ketat crosser – crosser usia 12 tahun dalam perebutan gelar juara SE65cc Nasional di Kejurnas Motocross 2017. Dari data klasemen sementara, point peringkat 1 Dheyo Wahyu (Strong Boy) memimpin dengan 210 poin, unggul dari Darish Nail Budiman (Jabar)  dengan mengumpulkan 207 poin.

Moto 1 tampil kurang sempurna dengansituasi ketatnya perolehan poin. Hasilnya pada Moto 1 SE65 cc ini akhirnya mencatatkan Kadek Oca finish di posisi 1, Sheva Anella Ardiansyah di posisi 2, dan Dheyo Wahyu di posisi 3. Kadek Oca sejak start tidak terbendung kecepatannya. Sheva Ardiansyah Yang terus mendorong di posisi kedua hinga finish belum berhasil melewati Kadel Oca. Sementara itu,meski kecepatannya belum mapu menandingi Oca dan sheva, Dheyo Wahyu berhasil mendulang point hasil posisi ketiga di Moto 1.

Pada Moto 2 ,meski dibawah tekanan, sejak warm up Dheyo tampil tanpa beban dan berlomba dengan kecepatan dan ketepatan lebih maksimal. Akhirnya Dheyo Wahyu mampu tampil gemilang dan meraih podium juara pada moto 2.

Hasil juara nasional SE65 ini sekaligus menggenapkan gelar juara nasionalnya. Sebelumnya Dheyo adalah juara Nasional kelas SE50 (  2013 ) dan SE65 Novice (2015 ).

Untuk di kelas MX2 kelasnya para raja motocross Indonesia, persaingan antara Hilman Maksum ( Jawa tengah ) dengan Aldi Lazaroni ( Yogyakarta ) dan Adil Perkasa ( Jawa Barat ) memang terasa sebelum babak final di Yogyakarta.

Sedangkan perjuangan Banyu Permadi ( Jabar, Pesona Indonesia MX )  untuk mengunci gelar juara nasional di kelas MX2 Novice, memang lebih extra ketat. Perlu perjuangan lebih tinggi agar mempertahankan posiis dari gempuran M Zulmi dari Gapuraning NMT VMX ID Viar Motor yang berhasil juara di moto 1. Selain mendapat tekanan dari Zulmi, Banyu Permadi  juga mendapat perlawanan dari Gaizar Prakasa yang berhasil finish di posisi 2 Moto 1.

Mereka para juara nasional tersebut diantaranya pada kelas SE50 cc, diraih oleh Agravino Nayotama (Griya Busana IM Product JPMX),  kelas SE65 cc Novice M Diandra (Cream-Pie R22 Tech ART Industries KYT ADD Suspension), di kelas SE65 cc kejurnas Dheyo Wahyu (Ardians IRC KYT Evalube HTJRT EHR Racing). Kelas SE85 cc ada Nakami Vidi Makarim (Bintang 3 MX), di kelas MX2 Novice Banyu Permadi (Pesona Indonesia MX), MX2 Junior Ananda Rigi (HRVRT BGM HBM APK SCT JPMX A), dan di kelas utama MX2  Aldi Lazaroni (Djagung Ramajaya Dunlop Orca VMX Pertamax Turbo).