Home Rally Seri Ke Empat ISOM – Pertama kali dan Membuat Peserta Ketagihan

Seri Ke Empat ISOM – Pertama kali dan Membuat Peserta Ketagihan

796
0
SHARE

Seri keempat Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISOM), untuk pertama kalinya keluar dari sirkuit Sentul, Bogor. Kali ini ISOM digelar di sirkuit BSD City (20/8). ISOM kali ini berlangsung sirkuit dadakan yang merupakan jalan raya, untuk memenuhi permintaan dari peserta.

Meski dijalan raya dari sisi safety menyesuaikan dengan grade 3 FIA, dapat terlihat dari jarak antara sirkuit dengan pagar pembatas, tinggi pagar pembatas dan tinggi pagar yang berada di belakang pagar pembatas. Panitia ISOM membuktikan bisa menyelenggarakan balapan di sirkuit jalanan, kalau di homologasi, mungkin sirkuit ini masuk ke grade 3. Akses evakuasi jika terjadi kecelakaan juga dipersiapkan jalur evakuasi itu menuju Eka Hospital, berikut  ruangan ICU Eka Hospital telah disiapkan untuk event ini.

Sirkuit ini memiliki panjang 3 km dengan lebar lintasan 9,25 – 10,5 meter, dengan menyuguhkan trek lurus, chicane dan tikungan hairpin yang baru pertama kali dirasakan oleh para pebalap. Salah satu perbedaannya disirkuit jalan raya BSD  memeiliki tikungan Harpin yang tidak dimiliki oleh sirkuit Sentul.

Peserta ISOM mengomentari dengan seri keempat memakai sirkuit jalan raya sebagai salah satu kemajuan balap mobil di Indonesia. Event kali ini sebagai jawaban dapat terselenggara diluar sirkuit Sentul. Dengan sirkuit baru, pebalap dapat merasakan tantangan baru, karena mekanik dan pebalap bekerja keras meracik set up mesin dan kaki-kaki.

Banyak muncul trik dan stretegi baru pada seri keempat ISOM, Seperti Sukartono asal tim E30 Register Motosport, yang menemukan trik baru kala balapan di sirkuit jalan raya, untuk menaklukan lebar lintasan yang sempit dan banyak blind spot. Salah satu triknya yaitu melewati tikungan dengan cara drift lebih smooth, untuk mempertahankan kondisi ban. Dengan trik tersebut, Sukartono meraih podium pertma menaklukan beberapa master balap mobil.

Kesuksesan ISOM seri keempat disirkuit jalan raya BSD menyemangati Ahmed Zaki Iskandar, selaku Bupati Kabupaten Tangerang akan tetap mempertahankan sirkuit BSD City ini untuk musim balap 2018 mendatang. Rencanannya sirkuit jalan raya BSD ini siap menggelar dua seri ISOM tahun depan.

Bagi Pemkab Tangerang, dengan adanya ajang balapan di wilayah Kabupaten Tangerang membuat potensi wisata otomotif bisa berkembang. Bupati juga berjanji kondisi jalan raya yag dipakai balap akan kami perhatikan agar dapat menyelenggarakan event tingkat International.