Home Drag Bike RF Fasilitaskan Untuk Prestasi Pebalap Kepulauan Riau

RF Fasilitaskan Untuk Prestasi Pebalap Kepulauan Riau

164
0
SHARE

Dragbike DRF Champhionship Seri 2 Sirkuit NP Dompak Tanjung Pinang

Sirkuit NP Dompak Kepulauan Riau kembali menjadi saksi persaingan ketat pembalap lokal Kepri dengan terkemuka dragbike Nasional di Dragbike DRF Championship. Soal kualitas lintasan sirkuit NP Dompak layak dapat point katagori level utama. Selain kualitas sirkuit yang menjamin para starter untuk tampil all out, penyelenggara melengkapi dengan alat timing system terbaik di ajang dragbike saat ini.

Ternyata atmosfir komunitas dragbike terbesar di Sumatera selain Lampung adalah Kepulauan Riau dengan jumlah terbanyak di Batam dan Tanjung Pinang. Soal prestasi kualitas mental dan skill dragbiker Kepri sangat bersaing dengan pembalap lain terutama stater terterbaik Tanah  Air. Salah satu penyebabnya prestasi atlit dragbike Kepri adalah fasilitas latihan di sirkuit NP Dompak lengkap dengan alat timing system yang dilaksanakan setiap hari.

Seri kedua DFR Dragbike Championship 2018, RF Racing Management berkolaborasi dengan TDR VROOAM mendukung kiprah atlit trek lurus 201 meter asal Kepri. Kali ini telah disempurnai dibanding penyelenggaraan sebelumnya, Para starter termotivasi untuk dapat tampil di sirkuit NP Dompak dengan lintasan bagus dan lebih lebar. Contohnya seperti starter senior Eko Chodox  juga tampil di lintasan dragbike terbaik ini. Alasan lainnya, Chodock semakin termotivasi untuk berlomba dengan Niko Sakaw, Iqbal Bakri, Tri Saputra, Bayu Ucil dan yang menjadi sorotan starter senior adalah Haikal Ardiansyah dragbiker berusia 15 tahun asal Batam yang sangat populer dengan prestasinya. Event dukungan TDR VROOAM juga menjadi daya tarik sebagai event bergengsi dengan berhadiah besar.

Dalam kejuaraan ini diperlombakan sebanyak 23 kelas. Namun hanya empat kelas yang berhak mendapatkan hadiah utama 1 unit sepeda motor matic. Empat kelas itu yaitu Bebek 4 tak tune up 130cc, Bebek 4 tak tune up 200cc, Sport 2 tak frame standard 155cc, Matic tune up 200 cc. selain kelas tadi masih ada perebutan untuk tropy mekanik juara umum, tropy best time.

Ketua panitia Rantha Faisal Sembiring menegaskaan bahwa kejuaraan ini terbuka dan diikuti sebanyak 500 starter dari Kepri, Batam, Gorontalo, Jawa dan juga wilayah lainnya. Tujuan utama dari drag bike ini untuk memperkenalkan Tanjung Pinang yang mulai bergeliat di dunia otomotif terutama drag bike dan pariwisata.  selain itu kehadiran pembalap terkenal Tanah Air juga memberikan ilmu dan pelajaran pembalap lokal dari pembalap-pembalap dari luar Kepri.

Setiap hari di sirkuit NP Dompak, kami menyiapkan jadwal latihan lengkap dengan alat timing system. Dengan diadakan latihan bersama ini kami ingin agar para anak muda penghobi kebutan liar dapat di torehkan setiap harinya.” Tentunya dengan latihan bersama ini, RF Racing Management, Pengprov Kepri, IMI Kepri dan Korwil Tanjung Pinang memfasilitasi  anak muda Kepri bisa terhindar dari kegiatan negatif. diwadahi seperti ini maka akan menghindarkan dari hal negative, karena sudah menjadi rahasia umum kalau balap liar kan tidak jauh-jauh dari narkoba dan alkohol.” Ujar Rantha direktur RF Racing Management yang juga memiliki tim dragbike dan roadrace di region 2 Jawa.