Home Supermoto FIM Asia Supermoto Championship – Tampil Taktis, Farhan Hendro Raih Posisi Maksimal...

FIM Asia Supermoto Championship – Tampil Taktis, Farhan Hendro Raih Posisi Maksimal Dengan Kendala Perangkat Pengereman

883
0
SHARE

Tiga rider Nasional akan berlaga di ajang balap SuperMoto Internasional. Dua rider di ajang FIM Asia SuperMoto Championship 2017 di Thailand (2-3/9). Kedua rider tersebut adalah Pedro Wuner dan Farhan Hendro.  Sedangkan Diva Ismayana tampil di ajang Newcastle International SuperMoto 2017 di Australia.

Pada FIM Asia SuperMoto Championship 2017  berlangsung di sirkuit Nakhon Cha Si, Thailand, Pedro dan Farhan berhadapan dengan deretan rider supermoto terbaik Asia .Bagi farhan ini kiprah perdananya, sedangkan untuk Pedro ini merupakan tahun ketiganya balap di ajang tersebut.

Sementara bagi crosser muda berbakat asal Bali, yaitu Diva Ismayana, di Australia berhadapan dengan pembalap SuperMoto dunia, seperti Jason Crump (3 time world speedway champion), Shayne King (world 500cc motocross champion) & Boris Chambon (world supermoto champion) dan juara 3 kali World Superbike Championship ( WSBK ) Troy Bayliss.

Farhan Hendro tampil taktis dan sangat impresif di ajang FIM Asia SuperMoto Championship 2017 Thailand (3/9). Start dari posisi 10, Farhan fokus dan bermain konsisten dalam 18 lap yang dipertandingkandi sirkuit Nakhon Chai Si, Thailand ini. Crosser kelahiran Depok, Jawa Barat ini berhasil finish di posisi 6 pada moto 1 (race1) diantara 17 starter dari berbagai negara. Sedangkan rekan setimnya, yaitu Pedro Wuner start dari posisi 12 harus puas finish ke 11 saat bertanding  di kelas yang sama dengan farhan, yaitu SM450.

Juara pada moto 1 kali ini direbut oleh Lewis Cornish (Inggris), kedua Trakarn Thangthong asal Thailand dan ketiga ada juara SuperMoto Asia 2016 lalu asal Malaysia, yaitu Muhd Habibullah. Seri perdana FIM Asia SuperMoto Championship 2017  dua wakil Indonesia berhasil masuk 10 besar, dengan total poin Farhan Hendro berada di posisi 7, dan Pedro Wuner di posisi 10. Farhan dan Pedro dalam kompetisi tersebut bermasalah pada sector perangkat pengereman.

Pertarungan di seri perdana FIM Asia SuperMoto Championship 2017 ini memang cukup berat. Tapi dengan semangat juang yang tinggi Farhan dan Pedro siap memberikan hasil yang terbaik untuk Indonesia pada moto 2 nanti. Kedua rider supermoto Indonesia ini akan persiapkan diri di seri selanjutnya di Yogyakarta pada oktober 2017, kedua yakin tampil lebih prima karena menggunakan motor sendiri.